SULTENG
Morowali Jadi Sorotan di Rakor Sulteng, Puji Khusus dari Gubernur untuk Prestasi “Hat-Trick” dan Gerakan Turunkan Kemiskinan
SUARANEGERI.INFO – Kabupaten Morowali kembali mencuri perhatian dalam gelaran Rapat Koordinasi Evaluasi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2025 di Sulawesi Tengah. Daerah yang dinahkodai Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf ini menjadi satu-satunya yang mendapat pujian khusus langsung dari Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, berkat rangkaian prestasi atau “hat-trick” yang berhasil diraih dalam waktu berdekatan.
Pujian tersebut disampaikan Gubernur secara terbuka di hadapan seluruh kepala daerah dan peserta rakor yang berlangsung di Hotel Estrella, Luwuk, pada Senin (17/11). Apresiasi ini menambah daftar pengakuan yang baru saja diterima Morowali, setelah sebelumnya meraih penghargaan untuk penurunan angka stunting dan penguatan sektor kesehatan dari Kompas TV.
“Saya mengapresiasi Bupati Morowali yang tidak percaya begitu saja dengan angka kemiskinan. Dia bikin gerakan, buat survei sendiri. Itu baru namanya. Mindset seperti ini harus dimiliki semua bupati,” tegas Gubernur Anwar Hafid dalam siaran pers yang diterima.
Pernyataan tersebut menjadikan Morowali sebagai kabupaten percontohan dalam forum bergengsi tersebut, khususnya dalam hal pendekatan inovatif mengentaskan kemiskinan.
Gerakan Survei Mandiri Jadi Kunci Kesuksesan
Dalam paparannya, Gubernur menyoroti langkah berani Pemkab Morowali yang tidak hanya mengandalkan data makro. Untuk memastikan ketepatan data, Bupati Iksan Baharudin membentuk tim gabungan khusus yang melibatkan seluruh perangkat daerah untuk melakukan survei mandiri.
Hasil dari gerakan pembenahan data ini sungguh signifikan. Berdasarkan verifikasi tim, jumlah warga miskin di Morowali berhasil diturunkan dari sekitar 11.000 orang menjadi 6.000 orang. Sebuah pencapaian yang menjadi bahan diskusi hangat dalam rakor dan menjadi benchmark bagi daerah lain.
“Ini memalukan kalau Sulteng masih 10 persen angka kemiskinannya, sementara Morowali bisa membuktikan angka itu turun jauh,” ujar Anwar Hafid menegaskan.
Tidak hanya tentang angka, Gubernur juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran bantuan sosial (bansos). Pengalaman pribadi Bupati Iksan yang menemukan warga miskin yang tidak terdata menjadi contoh nyata betapa krusialnya memiliki data yang akurat untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran.
Morowali Tegaskan Diri sebagai Daerah Progresif dan Inovatif
Dengan sorotan positif ini, Kabupaten Morowali semakin menegaskan reputasinya sebagai daerah yang progresif, inovatif, dan menjadi rujukan dalam pencapaian program prioritas nasional. Prestasi hat-trick yang berhasil diraih—mulai dari penurunan stunting, penguatan kesehatan, hingga inovasi penanggulangan kemiskinan—menjadi bukti nyata bahwa kerja keras berbasis data dan keberanian mengambil langkah berbeda mampu membawa suatu daerah menjadi pusat perhatian, baik di level provinsi maupun nasional.
Komitmen Kepala Daerah Iksan Baharudin dalam membangun Morowali dengan pendekatan yang lebih riil dan mendalam telah menempatkannya sebagai contoh kepemimpinan yang efektif di Sulawesi Tengah.***