Connect with us

SULTENG

Lapas Luwuk Galakkan Program Peduli Lingkungan, Petugas dan Warga Binaan Bersih-Bersih Masjid

Published

on

LUWUK _ SUARANEGERI.INFO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat melalui aksi bakti sosial bersih-bersih masjid. Kegiatan yang melibatkan sinergi antara petugas, Warga Binaan, dan Pengurus Masjid ini dilaksanakan pada Jumat (21/11) di Masjid Abu Bakar ASH, Kelurahan Tanjung Tuwis.

Aksi bakti sosial ini merupakan wujud nyata dari program pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan Pemasyarakatan. Dengan semangat gotong royong, para petugas dan Warga Binaan secara kompak membersihkan setiap sudut rumah ibadah, mulai dari menyapu lantai, membersihkan karpet, hingga mengecat tembok kamar mandi masjid.

Program Baru Pembinaan Kepedulian Sosial

Kepala Lapas Luwuk, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan (Kasiyan) Lapas, Andi Abdul Muis, menegaskan bahwa kegiatan “Lapas Peduli Lingkungan” ini adalah program baru yang digalakkan.

“Kami ingin memastikan bahwa Warga Binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mendapatkan bekal keterampilan sosial dan spiritual yang bermanfaat. Membersihkan masjid merupakan salah satu metode terbaik untuk menanamkan nilai-nilai kebersihan, kepedulian, dan gotong royong,” jelas Andi.

Warga Binaan Merasa Jadi Bagian dari Masyarakat

Antusiasme terlihat dari para Warga Binaan yang terlibat. Salah satunya, yang berinisial E, mengungkapkan kebanggaannya dapat berpartisipasi.

“Kami merasa senang bisa ikut berkontribusi membersihkan rumah ibadah. Kegiatan positif seperti ini membuat kami merasa masih menjadi bagian dari masyarakat dan bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat,” ujar E.

Diapresiasi Masyarakat dan Pimpinan Kantor Wilayah

Inisiatif Lapas Luwuk ini mendapat sambutan hangat dari pengurus dan jamaah Masjid Abu Bakar ASH. Mereka mengapresiasi kerja keras para petugas dan Warga Binaan yang telah menciptakan lingkungan masjid yang lebih bersih, indah, dan nyaman untuk beribadah.

Apresiasi juga datang dari pimpinan tinggi. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memberikan dukungan penuh.

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi positif antara Lapas Luwuk dengan masyarakat. Program bakti sosial ini adalah manifestasi dari sistem Pemasyarakatan yang tidak hanya berfungsi mengamankan, tetapi lebih penting lagi, membina dan mendekatkan Warga Binaan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual,” tegas Bagus Kurniawan.

Bekal Reintegrasi Sosial dengan Nilai Peduli

Melalui program “Lapas Peduli Lingkungan” ini, Lapas Luwuk berkomitmen untuk terus membina Warga Binaan agar menjadi individu yang lebih bertanggung jawab, memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi. Hal ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mereka untuk siap berintegrasi kembali ke tengah masyarakat dengan penuh percaya diri dan kontribusi positif.

Red/Humas-LPLuwuk