Connect with us

SULTENG

MPP Morowali Utara Resmi Beroperasi, Tampung 21 Layanan dalam Satu Gedung

Published

on

Suaranegeri.info – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara, Sulawesi Tengah, akhirnya memiliki pusat layanan publik terpadu. Mall Pelayanan Publik (MPP) Morowali Utara resmi diluncurkan, menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang cepat, transparan, dan efisien.

Peresmian MPP dipimpin langsung oleh Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, bersama Ketua TP-PKK Febrianthi Hongkiriwang, Wakil Bupati, serta seluruh unsur Forkopimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Armansyah AP., S.Sos.M.Si, menjelaskan bahwa kehadiran MPP ini dimaksudkan sebagai fasilitas pelayanan satu atap. “Cukup datang ke satu tempat, semua urusan bisa diselesaikan di sini,” ujar Armansyah dalam acara peresmian, Jumat (12/12/2025).

Layanan Digital “Dia Saja” Penekanan pada Standar Prima

Tidak hanya layanan fisik, Pemkab juga meluncurkan layanan MPP Digital melalui aplikasi Dia Saja, hasil inovasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Aplikasi ini memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan, termasuk perizinan, secara daring untuk memangkas waktu dan meminimalisir antrean.

“Tujuannya hanya satu, memberi akses pelayanan publik terbaik bagi masyarakat,” tegas Bupati Delis.

Dalam arahannya, Bupati Delis dengan gaya khasnya menekankan pentingnya Standar Pelayanan Prima. Ia menyoroti keramahan, kecepatan, dan kebersihan sebagai hal mutlak di MPP.

“Jangan sampai masyarakat datang cari toilet dengan hidung ditutup karena baunya sampai ruang tunggu. Dan carilah petugas front office yang segar-segar, good looking. Ketika masyarakat disenyumi dan disapa, sebagian urusannya sudah selesai,” pesan Bupati Delis.

21 Instansi dalam Satu Lokasi, Paspor Tak Perlu ke Palu Lagi

Sebanyak 21 instansi telah bergabung memberikan layanan di MPP Morowali Utara. Keberagaman ini menjadi nilai tambah, mencakup instansi pusat dan daerah seperti:

  • Layanan Kependudukan: Disdukcapil, BPN.
  • Layanan Hukum & Keamanan: Polres, Kejaksaan, Pengadilan Negeri/Agama, Imigrasi, BNNK.
  • Layanan Kesehatan & Jaminan Sosial: Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan, Taspen.
  • Layanan Pajak & Keuangan: Bapenda, KPP Pratama, Bank Sulteng Kolonodale.
  • Layanan Perizinan & Lainnya: DPMPTSP, Dinas Sosial, Disnakertrans, PUPRPKPD, Samsat.

Bupati memberikan apresiasi khusus kepada Kantor Imigrasi, karena dengan kehadirannya di MPP, masyarakat Morut kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Kota Palu hanya untuk mengurus paspor.

Investasi Besar untuk Pelayanan: Dibangun Dua Tahap

Pembangunan MPP Morowali Utara dilakukan secara bertahap melalui APBD. Pada tahun 2024, pembangunan gedung menelan anggaran Rp9,59 miliar. Kemudian pada 2025, dilanjutkan dengan pekerjaan interior (Rp4,49 miliar) serta pengadaan peralatan seperti AC dan furnitur (Rp2,1 miliar). Total investasi untuk menghadirkan MPP ini mencapai Rp16,19 miliar.

Armansyah menegaskan komitmen seluruh instansi untuk memberikan layanan cepat dan berintegritas, sebagai implementasi Undang-Undang Pelayanan Publik serta kebijakan Kementerian PANRB.

Bagaimana dengan MPP di Daerah Lain? Sebuah Perbandingan

Kehadiran MPP Morowali Utara mengikuti tren nasional dalam mereformasi birokrasi. Sebagai perbandingan:

  1. MPP Kabupaten/Kota Lain di Sulawesi Tengah: Kehadiran MPP di Morut diharapkan dapat menyamai atau bahkan melampaui kinerja MPP di daerah lain di Sulteng, seperti di Kota Palu atau Kabupaten Sigi, dengan mengedepankan layanan digital dan keramahan petugas.
  2. MPP di Daerah Industri Lain: Sebagai kawasan industri nikel yang berkembang pesat, tantangan pelayanan di Morut mirip dengan daerah industri seperti Bontang (Kalimantan Timur) . MPP dituntut mampu melayani tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga kebutuhan perizinan investasi dan tenaga kerja dengan lebih efisien.
  3. MPP Percontohan Nasional: Beberapa MPP seperti di Sleman (Yogyakarta) atau Surabaya (Jawa Timur) telah menjadi benchmark dengan sistem single number dan integrasi data yang tinggi. Tantangan bagi MPP Morut ke depan adalah bagaimana mencapai level integrasi digital serupa dan terus menambah jenis layanan berbasis kebutuhan spesifik masyarakat Morowali Utara.

Dengan peresmian ini, masyarakat Morowali Utara memiliki harapan baru untuk mendapatkan kemudahan berurusan dengan pemerintah. Kesuksesan MPP ini kelak akan diuji dari kepuasan masyarakat dan kemampuannya beradaptasi dengan dinamika daerah yang terus berkembang.